KOLEKSI-KOLEKSI PUISI DAN YANG LAINNYA

February 14, 2008

Sepenggal Kisah dari Masa Lalu..

Filed under: Coretan — whandie @ 12:06 am

Ketika aku sudah kenal Tuhan…
Maka aku sungguh senang mengetahui bahwa Tuhanku tidak akan pernah membiarkanku terpuruk..
Bahwa batin ini akan selalu terpikat pada diriNya meskipun aku palingkan batin ini dari diriNya…

Waktu itu aku pun mengenal Tuhanku… (more…)

Sang Pembelajar…

Filed under: Coretan — whandie @ 12:05 am

Aku bukanlah si cerdas
Karena aku biasa-biasa saja…
Aku juga bukanlah si pintar
Karena nilaiku juga ala kadarnya..
Tapi aku juga bukanlah si bodoh
yang tak tau apa-apa…
So… Was bin ich? Siapakah aku?

Aku hanyalah sang PEMBELAJAR…
yang tak pernah henti-hentinya belajar (more…)

Kapan Engkau Datang?

Filed under: Coretan — whandie @ 12:01 am

Assalammu’alaikum Wr. Wb….

Apakabar calon suamiku?
Bagaimana keadaanmu sekarang ini?
Aku berharap di manapun kau berada, kebahagiaan serta rahmatNya selalu menyertaimu.

Calon suamiku…
Di mana Engkau sekarang?
Aku selalu setia menantimu.
Setiap usai shalat aku berharap pada Yang Kuasa untuk mengakhiri penantianku ini.
Setiap malam, aku selalu menanti pagi, akankah engkau segera datang menjumpai.
Mengajakku meniti jalan ilahi untuk mengayuh hidup menguatkan tekad untuk terus menjalankan titahNya juga Sunnah RasulNya.

Wahai calon suamiku…
Apa yang beratkan langkahmu untuk menjumpaiku?
Apa yang sedang kau lakukan sekarang ini?
Mencari rupiah demi rupiah sebagai ongkos agar kita dapat mengayuh bahtera itu bersama?
Berapa besar ongkos itu?
Berapa jumlah rupiah yang akan engkau cari?
Bahtera seperti apa yang ingin kau tumpangi?
Ekonomi, standar, atau eksekutif?
Tak soal buatku, bahtera apa yang akan kita kayuh, toh yang penting untukku kita akan menjalani semua itu dengan keikhlasan yang amat sangat.
Tak perlu risaukan berapa rupiah yang kau miliki saat ini. Berapapun jumlahnya, aku selalu akan menerimamu.
Asal rupiah yang kau dapatkan bukan dari jalan tak kau ketahui dari mana asalnya.

Wahai calon suamiku…
Apa yang sedang kau lakukan hingga kau menunda untuk bertemu dengan ku? Apakah ada amanah lain yang harus kau tunaikan?
Seberat apa amanah itu?
Aku ingin mendampingimu.
Menemanimu menunaikan amanah itu bersama-sama.

Calon suamiku yang selalu ku nanti…
Di mana kau sekarang?
Apa yang kau lakukan saat ini?
Aku selalu memudahkan langkahmu untuk mencapai cita-cita dan asa yang kau inginkan.
Allah punya rencana untuk menunda mempertemukan kita sekarang ini karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk menghusung amanah yang jauh lebih berat.
Ia ingin kita lebih matang merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya.

Calon suamiku…
Siapapun yang Allah berikan untuk mendampingi hidupku,
Aku akan selalu menantimu.
Aku percaya Allah Yang Terkasih punya rencana yang terbaik untuk menyusun rencana hidupku juga hidupmu.

Calon suamiku…
Kapan engkau datang?
Aku akan tetap setia menantimu.
Dari ku yang merindukanmu

by Cut Intan Meutia

February 13, 2008

Doa’ku Malam Ini…

Filed under: Coretan — whandie @ 11:54 pm

Ya..Rabb..
Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain

Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia

Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena Engkau

Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang membuatku merasa sebagai wanita shalehah ketika aku berada di sisinya
Seseorang yang bisa menjadi sang nahkoda kapal
Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakal
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa
Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang

Ya..Rabb.
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup

Aku tidak mengharap dia semulia Muhammad SAW, tidak setaqwa Abu Bakar,
Pun tidak setampan Ali, ataupun segagah Umar, apalagi sekaya Utsman.
Aku hanya mengharap seorang pria akhir zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,
Membangun keturunan yang sholeh,
Membangun peradaban,
dan membuat Rasulullah bangga di akhirat

Karena aku sadar aku bukanlah
orang yang semulia Ummu Sulaim,
Atau setaqwa Aisyah, pun setabah Fatimah,
Ataupun sekaya bunda Khadijah, setegar Asma
Juga segagah Nusaibah, apalagi secantik Zainab.
Aku hanyalah seorang wanita akhir zaman
yang punya cita - cinta

Ya..Rabb.
Aku juga meminta, Jadikanlah ia pelindung bagiku
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku

Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMu

Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat

Bunga mawar tak mekar dalam semalam, namun bisa layu dalam sedetik
Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap

Perkawinan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat, namun bisa saja terberai dalam sesaat
Pernikahan, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan
Tapi awal sebuah langkah
Karenanya, jadikanlah pernikahan kami sebagai titian
Utk belajar kesabaran & ridho-Mu, ya Rabb

Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
” Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang
dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan.

Amin… Ya Rabb…

Taken from Someone’s Blog. Thanks a lot for this, it is inspiring me… Edicated to “him”… Someone from my past, my present, and also hope can be my future soul mate..Hope one day we can meet again in right time, in right condition, the best one.. Hope Allah will always take care our feelings each other until that time.. Amin…

Newer Posts »

Powered by WordPress